Wirausaha Dan Modal Usaha

1 min read

Indonesia Fashion Week 2017
Wirausaha yaitu seorang yang berani berusaha secara berdikari dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya mencakup kepandaian mengenali produk baru, memilih cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. Mengawali posting pertama dari blog ini, kami akan memperlihatkan pengertian wacana wirausaha.

Wirausaha dan Modal Usaha

Mengingat akhir-akhir ini dunia sedang heboh dengan dunia usaha. Setiap orang di dorong untuk menjadi seorang wirausaha. Tentu, menjadi wirausaha tidak semudah yang dibayangkan. Wirausahawan artinya kerja keras dan kerja cerdas. Mereka yang mempunyai visi menjadi seorang wirausaha tidak hanya membutuhkan passion, tapi kerja keras yang berpengaruh tanpa harus menghitung waktu yang terbuang. Salah satu lagi harus mempunyai KOMITMEN.

Memang sih, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi ketika memulai berwirausaha. Ternyata telah terbukti bahwa tantangan terbesar ketika mulai berwirausaha sesungguhnya berasar dari diri sendiri. Dan orang yang bisa memulai perjuangan yaitu orang yang bisa menghilangkan mental blocking, mengalahkan diri sendiri. Sebab hambatar terbesar berasal  dari diri kita sendiri.

Malcolm Gladwell berkata “Kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh tinggi nya skorIQ, latar  belakang keluarga, tanggal lahir, darah biru  ataubukan, melainkan oleh pengabdian suci dalam mencari pintu keluar dari banyak sekali labirin kesulitan

Lalu apakah rintangan yang paling dikeluhkan calon wirausahawan?

Modal !
Modal yang dimaksud disini yaitu finansial. Terutama dalam penggunaan awal atau untuk menjaga kelanjutan berjalannya bisnis. Modal yaitu sejumlah dana yang menjadi dasar mendirikan sebuah perusahaan baik perjuangan kecil, menengah dan besar. Penggunaan dana tersebut termasuk dalam belanja acara perusahaan dalam menghasilkan produk barang dan jasa.

Memang sangat benar. Jika tidak ada modal, iya bagaimana membuka usaha. Karena bergotong-royong di Bumi ini selalu berafiliasi dengan Uang. Bicara wacana modal, bergotong-royong jikalau dihubungkan dengan usaha. Hal ini merupakan problem yang tidak akan ada risikonya mengingat bahwa modal itu mengandung begitu banyak arti dalam hubungan dengan penggunaannya.

Akan tetapi banyak bukti yang memperlihatkan bahwa banyak orang yang benar-benar ternyata sanggup memulai perjuangan dengan modal yang relatif kecil.

Berikut yaitu beberapa pola pengusaha yang memulai usahanya dari modal kecil :

  • Anak Agung Gede Kurnia, Pemilik Agung Rai Museum of Art di Ubud Bali, memulai perjuangan tanpa modal
  • Sujak Widodo, dengan‘modal dengkul’ mendirikan bengkel sepeda motor yang pada tahun 1994 mencapai omzet Rp. 70.000.000,-/ bulan.
  • Baruno, produsen sandal dari eceng gondok, dengan modal awal Rp. 15.000,-untuk membeli 5 kg eceng gondok. Omzet usahanya pada tahun 2000 lebih dari Rp. 100.000.000,-/ bulan.